Gunung Pengsong

Membicarakan gunung di Lombok memang tidak lepas dari Gunung Rinjani. Tapi tahukah Anda, Lombok juga punya Gunung Pengsong yang menampilkan panorama cantik. Apalagi saat daun-daun berguguran di gunung ini, pasti terkesima. Gunung Pengsong terlalu rendah untuk dikatakan sebuah gunung, karena ketingggian gunung ini hanya mencapai 200 mdpl tapi lumayan menguras tenaga untuk mencapai puncak tertinggi.

Bersyukur, untuk mendaki puncak tertinggi sudah disediakan anak tangga sehingga terasa terbantu untuk mendakinya. Dengar-dengar, jumlah anak tangga mencapai 200 anak tangga. Pendapat lain juga mengatakan terdapat sebanyak 236 anak tangga. Suguhan wisata yang bisa dinikmati adalah ribuan monyet yang berkeliaran, mulai dari bawah kaki gunung sampai puncak. Sepanjang jalan akan ditemani oleh segerombolan Kera, dengan spesies Macaca fascicularis yang termasuk primata tua endemik Indonesia.

gunung pengsong lombok

Berada di puncak menjadi wisata mata terbaik setelah kaki lelah mendaki. Di puncak Gunung Pengsong berdiri bagunan Pura yang menjadi tempat sembahyang masyarakat Hindu. Nah, Pura ini diyakini menjadi Pura tertua di Lombok sebagai warisan dari kerajaan Karangasem Bali. Dari puncak gunung, kita dapat menikmati pemandangan hamparan sawah, batas laut dengan darat, bahkan bangunan-bangunan yang menghiasai Lombok Barat.

Selain bisa bertemu dengan segerombolan Kera dan menikmati pemandangan dari puncak Pengsong, hal yang paling mengagumkan adalah menikmati daun-daun yang berguguran dari pepohonan gunung tersebut. Menikmati hamparan daun coklat secara alamiah. Pohon-pohon tersebut menggugurkan daunnya untuk mengurangi kebutuhan air dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Indah, sangat indah! hamparan coklat ini sangat natural. Ternyata Lombok tidak selalu biru, ketika musim panas tiba, waktunya gemerlap coklat menghiasi Pulau Lombok tercinta.