Gili Nanggu

Setiap orang yang mengunjungi Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasti akan ke pulau atau gili, di mana dua gili yang terkenal adalah Gili Trawangan dan Gili Meno. Bagi yang sudah bosan dengan kedua gili tersebut ternyata ada gili lain yang masih sangat sepi dan termasuk privat. Tidak banyak aktivitas kecuali para wisatawan yang bermain di pantai. Ya gili ini adalah Gili Nanggu, sebuah pulau kecil yang memberikan keindahan pantai dan sekitarnya yang tidak kalah indahnya dibandingkan gili-gili yang lain. Pulau Lombok juga memiliki kemegahan alam bahari yang memesona. Pantai Senggigi serta pulau-pulau mungil atau gili yang tersebar di sekitar pulau ini menyimpan pesona yang menakjubkan.

Selain di kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air yang reputasinya telah mendunia, di kawasan Lombok Barat juga terdapat gili lain yang bisa disinggahi, yaitu Gili Nanggu. Gili Nanggu berada di Selat Lombok atau di pesisir barat Pulau Lombok. Secara administratif, pulau ini berada di wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Untuk mencapai Gili Nanggu cukup mudah. Dari Mataram, wisatawan bisa menuju Pelabuhan Lembar yang berjarak sekitar 27 km, dengan kendaraan, dan selanjutnya menggunakan perahu atau speedboat selama 35 hingga 45 menit.

gili-nanggu

Setiap orang yang mengunjungi Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasti akan ke pulau atau gili, di mana dua gili yang terkenal adalah Gili Trawangan dan Gili Meno. Bagi yang sudah bosan dengan kedua gili tersebut ternyata ada gili lain yang masih sangat sepi dan termasuk privat. Tidak banyak aktivitas kecuali para wisatawan yang bermain di pantai. Ya gili ini adalah Gili Nanggu, sebuah pulau kecil yang memberikan keindahan pantai dan sekitarnya yang tidak kalah indahnya dibandingkan gili-gili yang lain.

Pulau Lombok juga memiliki kemegahan alam bahari yang memesona. Pantai Senggigi serta pulau-pulau mungil atau gili yang tersebar di sekitar pulau ini menyimpan pesona yang menakjubkan. Selain di kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air yang reputasinya telah mendunia, di kawasan Lombok Barat juga terdapat gili lain yang bisa disinggahi, yaitu Gili Nanggu. Gili Nanggu berada di Selat Lombok atau di pesisir barat Pulau Lombok. Secara administratif, pulau ini berada di wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Untuk mencapai Gili Nanggu cukup mudah. Dari Mataram, wisatawan bisa menuju Pelabuhan Lembar yang berjarak sekitar 27 km, dengan kendaraan, dan selanjutnya menggunakan perahu atau speedboat selama 35 hingga 45 menit. Rinjani dan Gili Nanggu adalah potret indah milik Lombok, sekaligus salah satu mahakarya dari Sang Pencipta yang ada di bumi Nusantara. Karenanya, semua anugerah ini patut dijaga kelestariannya agar senantiasa berguna dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Air Terjun Benang Kelambu di Lombok

Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat memiliki memiliki beberapa wisata alam air terjun yang sangat eksotis dan memiliki pemandangan alam yang indah dan mempesona. Hampir di setiap sudut pulau terdapat spot menarik yang layak untuk dikunjungi, mulai dari Gunung Rinjani, Pantai Senggigi, Taman Narmada, dan beberapa air terjun yang bersumber dari Danau Segara Anak. Salah satu dari beberapa wisata alam air terjun yang sangat menarik untuk anda kunjungi adalah Air Terjun Benang Kelambu.

Disebut dengan Air Terjun Benang Kelambu karena airnya menyerupai kelambu sangat tipis dan lembut, sehingga gemericik air yang dihasilkan tidak terlalu bising. Air Terjun ini merupakan tetangga dari Air Terjun Benang Stokel. Air terjun ini yang berada di kaki Gunung Rinjani, tepatnya terletak di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Keliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Untuk berkunjung ke tempat wisata ini tidak terlalu sulit dan dapat ditempuh sekitar 30 km dari Kota Mataram, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Air Terjun Benang Kelambu merupakan salah satu obyek wisata andalan Pulau Lombok  yang memiliki keindahan alamnya sangat asri.

benang kelambu

Suasana di sekitar air terjun sangat sejuk membuat wisatawan dapat merasakan kesegaran alami. Air Terjun Benang Kelambu berada di bagian atas hulu dari Air Terjun Benang Stokel.  Air terjun ini keluar dari sela-sela pohon gambung yang rindang dengan enam deret titik air tercurah dari atas bukit mirip dengan kelambu/ tirai.  Karena itulah air terjun ini disebut Benang Kelambu. Konon menurut cerita yang diyakini oleh masyarakat setempat bahwa jika anda mandi di Air Terjun Benang Kelambu ini akan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan juga bisa membuat anda awet muda dikarenakan air terjun ini bersumber langsung dari Danau Segara Anak.

Setibanya di areal parkir obyek wisata ini, Anda harus berjalan kaki 500 meter menuju lokasi. Medan yang akan lalui lumayan menantang, melewati jalan setapak, serta membelah hutan. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi dengan pemandangan hutan yang hijau, kicauan burung, dan suara hewan-hewan lain yang saling bersahutan. Namun, usaha dan semua keletihan Anda akan terbayar lunas saat sampai di Air Terjun Benang Kelambu. Di kawasan Air Terjun Benang Kelambu ini terdapat dua kelompok air terjun, keduanya bersumber dari mata air.  Kelompok pertama berada di sebelah kiri jika kita turun dari undakan jalan tangga dan terdiri atas dua terjunan air.

Sedangkan kelompok kedua, yang menjadi air terjun utama, berada tepat di depan jika kita turun dari undakan jalan tangga.  Kelompok kedua ini terdiri atas empat terjunan air. Kedua kelompok air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 m dan mempunyai dua hingga tiga tingkatan.  Dari tingkatan pertama (titik teratas) yang berketinggian sekitar 30 m curahan air tidak langsung terjun ke kolam, melainkan  jatuh ke tingkatan dibawahnya, dimana terdapat tiga susunan batu yang disinggahinya sebelum akhirnya mencapai kolam.  Batu lebar berbentuk ceper ini, menahan air terjun sebelum jatuh ke piringan ke tiga hingga ke kolam, sehingga airnya tidak terlalu keras menghantam. Oleh karena itu, banyak pengunjung yang bisa langsung mandi di bawah air terjun ini.  Konon menurut kepercayaan masyarakat setempat, setiap kali mandi di tempat ini akan membuat orang keliatan satu tahun lebih muda.

Gili Meno

Jika Anda sudah mengunjungi Gili Air dan Gili Trawangan, tak ada salahnya untuk mampir sekalian menengok Gili Meno yang menawan. Berbeda dengan Gili Trawangan dan Gili Air, Meno mempunyai luas daratan paling kecil dan hanya dihuni sekitar 300 penduduk. Itulah mengapa Gili Meno disebut sebagai pulau dengan fasilitas minim karena tidak ada toko, sehingga wisatawan harus memiliki persediaan sendiri. Namun demikian, Gili Meno menyimpan keindahan yanag tak dipunyai oleh gili lainnya yakni danau garam dan sudut menyelam yang spektakuler seperti Meno Wall, Sea Point Penyu dan Point Coral Blue. Pantai di bagian timur pulau ini sangat bagus dan cocok untuk snorkling. Di Gili Meno Anda akan menjumpai penyu bebas berenang dan species karang berwarna-warni.

Ada banyak pilihan aktivitas liburan yang menyenangkan di Gili Meno. Sudut-sudut untuk diving sudah menanti untuk Anda susuri. Taman terumbu karang di sekitar utara timur pantai ini layak dikunjungi, warna-warna koralnya mempesona mata penyelam. Jika beruntung, Anda akan berpapasan dengan segerombolan school fish yang hilir mudik. Airnya sangat jernih sehingga membuat siapapun ingin merasakan deburannya. Cobalah berenang untuk merasakan sensasinya. Keindahan dan ketenangan alam Gili Meno membuat banyak yang menganggap pulau ini cocok untuk pasangan yang tengah berbulan madu.

meno island

Tidak itu saja, gili ini menawarkan wisata Turtle Sanctuary yakni sebuah tempat perlindungan dan pengembangbiakan kura-kura yang dikelola oleh seorang bernama Buolong. Selain kura-kura, hewan yang juga dilestarikan di Gili Meno adalah burung-burung langka. Bird Park tidak hanya dipenuhi oleh koleksi burung Indonesia namun juga burung langka dari mancanegara. Ratusan burung tropis ada disini seperti flamingo, pelikan, elang, beo dan lain-lain. Jika Anda ingin mengunjungi Bid Park, siapkan uang Rp. 50 ribu untuk tiket masuknya. Tempat ini dikelola oleh pengusaha Australia yang tinggal di Bali.

Gili Meno juga memiliki keindahan yang natural dan unik. Bagian dalam pulau ini sebagian besar dinaungi pohon kelapa. Asri dan eksotis. Tidak itu saja, Gili Meno juga bebas dari kebisingan karena di kawasan ini wisatawan dan warga tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor. Hanya dengan cidomo atau jalan kaki saja Anda bisa mengelilingi pulau yang berada di antara Gili Trawangan dan Gili Air ini dalam waktu kurang dari 2 jam.

Di sisi barat Gili Meno terdapat danau dangkal yang menghasilkan garam di musim kemarau. Menariknya, untuk memenuhi kebutuhan air tawar, penduduk Gili Meno harus meng”ekspor” air tawar dari Lombok. Kendati beberapa penginapan bisa menggunakan pembayaran berupa kartu kredit sebaiknya Anda membawa banyak uang tunai, karena tidak ada ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di Gili Meno. Anda bebas menentukan dimana akan menginap. Jika ingin menikmati malam di Gili Meno Anda bisa menginap di Gazebo Meno. Atau jika dari Gili Air, Anda bisa bermalam di Manta Dive Gili Air Hotel. Menginap di Gili Trawangan pun tak masalah karena masing-masing gili berdekatan. Anda bisa menginap di Ombak Sunset Hotel.