Pura Lingsar, salah satu objek wisata dari Lombok

Pulau Lombok yang disebut-sebut juga sebagai The sister of Bali mempunyai bermacam tempat wisata. Seperti Pulau Bali, Lombok juga mempunyai pantai yang indah (pantai senggigi, pantai kuta, pantai tanjung aan, pantai sire, dan sebagainya) dan pura-pura yang sering jadikan tempat wisata. Salah tempat wisata lombok yaitu Pura Lingsar. Pura yang terdapat seputar 15 km. dari Kota Mataram ini tidak sama dengan pura yang lain yang kita kenal. Umumnya, pura adalah tempat peribatan umat hindu, bakal terlihat tidak sama di pura ini. Bukan sekedar umat hindu saja yang lakukan persembahyangan di pura ini, tetapi umat-umat lain, seperti islam yang berpedoman aliran wetu telu serta kristen juga umumnya lakukan peribatan di pura yang tertua serta paling besar di Lombok ini. Ini tunjukkan bahwa kerukunan antar umat beragama terjalin di daerah seputar Pura Lingsar. Lantaran keunikannya itu, jadi tidak salah bila pura ini jadi tempat wisata lombok yang banyak dikunjungi wisatawan.

pura lingsar objek wisata lombokDi lokasi Pura Lingsar ada empat bangunan pokok, yakni Pura Gaduh, Kemaliq, Pesiraman serta pesimpangan Bhatara Bagus Balian, dan Lingsar Wulon. Umat Hindu umumnya lakukan persembahyangan di Pura Gaduh, sedang umat muslim yang berpedoman aliran wetu telu (umat muslim yang melakukan sholat tiga saat) memakai Kemaliq yang ada di ruang pura juga sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah. Bahkan juga doa berbarengan dari beragam pemeluk agama sering dikerjakan dengan cara teratur di ruang pura ini. Pada akhir th., tepatnya pada purnamaning sasih kanem (menurut perhitungan kalender bali jatuh pada bln. November atau desember) dikerjakan upacara pujawali. Menariknya di Pura Lingsar, upacara ini dikerjakan oleh umat hindu serta umat muslim dengan cara berbarengan, sedang ditempat lain cuma dikerjakan oleh umat hindu. spesial di pura yang di bangun seputar th. 1759 ini, upacara pujawali diimbangi dengan kebiasaan perang topat atau perang ketupat. Perang topat ini bukanlah adalah perang permusuhan, tetapi perang perdamaian. Perang ini dikerjakan sebgaimana perang biasanya, tetapi sebagai senjatanya bukanlah peluru, tetapi ketupat.

Pantai Pink, Keindahan laut dari Lombok

Pantai-pink-lombok

Pantai Berpasir putih telah umum kita dengar, tetapi bagaimanakah dengan dengan pantai berpasir merah muda? Pantai itu bernama Pink Beach atau pantai tangsi suatu pantai dengan warna pasir merah muda yang terdapat di lombok Timur

Pink Beach Biasanya di kenal Ada di Pulau Komodo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Namun apakah Anda ketahui Lombok juga mempunyai sendiri pantai indah yang bernama Pink Beach. Pantai pink di Lombok atau yang di kenal juga sebagai Pantai Tangsi, terdapat di tenggara Lombok di Desa Temeak, Kabupaten Jerowaru, Lombok Timur. Berjarak lebih kurang seputar 500 mtr. saat sebelum Tanjung Ringgit, atau seputar 90 km dari Mataram, bila di estimasikan dengan saat, perjalanan menuju pantai ini lebih kurang bisa ditempuh kurun waktu seputar dua jam dari Mataram.

Daerah ini masih tetap alami serta belum terlampau berkembang. Di daerah ini belum ada restaurant serta hotel untuk menginap, hingga dianjurkan bila beniat untuk berkunjung ke Pantai Tangsi/Pink Beach, di anjurkan tiba saat pagi atau siang hari. Keadaan jalan yang rusak bikin perjalanan ke tempat indah ini agak menantang. Jalan beraspal mulus bakal kita temui terlebih dulu melalui pohon-pohon serta rerumputan liar yang tumbuh di segi kanan serta kiri jalan. Sayangnya bila telah mendekati pantai pink, akses jalan yang bakal didapati sangat kurang layak, jalanan berbatuan terjal bakal kita lewati selama 15 km. Tiba di Pantai pink, dianjurkan tidak untuk memarkir kendaraan (kususnya roda 4) di dekat pantai, dikarekan ada nya jalan terjal yang berbatu yang perlu kita lewati. Juga sebagai alternatif mobil dapat di parkir di atas, serta kita dapat meneruskan perjalanan menuju pantai denganberjalan kaki selama 400 mtr..

Pink Beach Lombok (pantai Tangsi) adalah suatu pantai yang indah serta menjelma jadi salah satu ikon destinasi wisata lombok sisi timur. Pantai Tangsi disebutkan juga sebagai pink beach karena mempunyai struktur pasir yang berwarna merah muda. Warna pasir Pantai Tangsi yang merah muda ini datang dari bercampurnya pecahan karang di seputar pantai dengan pasir pantai apabila tercampur dengan air laut. Pantai ini berombak tenang serta jadikan Pantai Tangsi aman untuk berenang, dan jadi maksud untuk lakukan snorkeling, maupun sebatas berenang renang kecil di pinggiran bibir pantai. Bila saat masih tetap sangat mungkin, anda bisa berkunjung ke gili petelu maupun sebui yang terdapat berdekatan dengan pantai pink, cukup hanya menyewa perahu nelayan seputar, ada telah bisa nikmati keindahan alam di gili petelu serta sebui.

2 Pantai di Lombok yang Patut anda Kunjungi

Wisata Pantai di Lombok

Ketika mendengar kata lombok biasanya ada beberapa orang yang tak mengenalnya. Lombok adalah sebuah pulau yang berada di nusa tenggara barat (NTB) yang memiliki tempat wisata tak kalah bagusnya dengan pulau Bali. Memang kebanyakan wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal lebih sering ke Bali untuk berliburan, namun tidak ada salahnya untuk mencoba berlibur ke pulau lombok. Jika anda takut berkunjung karena tidak mengenal daerah lombok, anda bisa menggunakan paket wisata lombok yang disediakan oleh flocations dan harganya pun terbilang sangat terjangkau.

Di pulau lombok ini sangat banyak sekali pantai yang sangat indah nan cantik yang dapat memanjakan mata anda yang sekaligus sebagai penghibur diri. Beberapa pantai tersebut antara lain :

Pantai Senggigi, Lombok Barat. Pantai senggigi merupakan pantai yang paling terkenal di pulau lombok ini. pantai ini lah yang menjadi tujuan nomor satu para wisatawan. Pantai ini sangat indah dan juga cukup luas. Berkisar dengan panjang 10 kilo meter dengan pasirnya yang putih membuat anda dengan santai bisa memilih daerah yang anda sukai untuk bermain bersama keluarga atau berenang dan bahkan melakukan snorkling. Jika anda ingin belajar melakukan snorkling di sini lah tempatnya. Karena di pantai ini terdapat terumbu karang yang sangat indah dan sangat mudah untuk mencapai terumbu karang tersebut. ombak yang ada di panti ini sangat tenang jadi anda tidak perlu takut terbawa arus ketika melakukan snorkling.

Pantai Sekotong, Lombok Barat. Selain pantai senggigi, di lombok barat juga terdapat pantai lainnya yang sangat indah juga. terletak di kecamatan sekotong, kira-kira 60 kilometer dari kota mataram lah pantai ini berada. Pantai ini sangat indah dan juga menyejukkan karena dikelilingi oleh perbukitan dan banyaknya pohon-pohon yang melingkari pantai sekotong ini. pantai ini masih dianggap sangat alamidan sangat bersih karena memang masih sangat sedikit pengunjungnya. Namun saat ini sudah mulai diperbagus dan dibangun sarana akomodasi seperti hotel dan penginapan.

Itulah beberapa pantai yang berada di Lombok barat yang sangat indah dan sangat direkomendasikan untuk anda. jika tertarik anda bisa menghubungi flocations untuk mendapatkan paket wisata lombok. Semoga bermanfaat.

4 Persiapan Wisata di Lombok

Wisata di lombok

Memilih wisata di Lombok tentunya menjadi pilihan yang tepat untuk melepaskan penat sebab daerah ini kaya tempat menarik. Jika dulunya tidak banyak orang tertarik datang ke Lombok maka saat ini keadaan berbeda 360o sebab keindahan alamnya sangat menarik untuk dikunjungi. Bahkan ketika anda berkunjung ke pulau ini, akan menjumpai turis asing yang tengah berpelesir. Agar kegiatan anda berlibur ke Lombok semakin bermakna diperlukan perisapan matang.

Berikut adalah beberapa persiapan yang dapat dilakukan menjelang wisata Lombok baik sendiri maupun bersama keluarga:

  1. Rencanakan jauh hari terlebih untuk anda yang memiliki rutinitas yang terbilang padat agar liburan lebih maksimal,
  2. Gunakan layanan sewa mobil atau tour travel untuk menjelajahi keindahan Lombok pasalnya biaya transportasi disana terbilang mahal,
  3. Siapkan uang tunai yang cukup sebab setiap tempat terdapat kotak amal untuk mendukung pengembangan obyek wisata dan sarana yang ada,
  4. Sedia krim tabir surya sebab banyak pantai indah tersaji di Lombok.

Mengingat betapa mahalnya biaya transportasi selama di Lombok, sebaiknya anda menggunakan jasa agen travel perjalanan. Salah satunya ialah Flocations yang merupakan agen wisata profesional dan terpercaya. Memberikan ragam pilihan paket liburan ke Lombok sesuai dengan keinginan dan budget yang dimiliki. Anda bisa mendapatan penawaran liburan super murah untuk menikmati moment wisata di Lombok lebih bekesan, hanya bersama agen Flocations.

Pastikan Memilih Paket Wisata ke Lombok Sekarang Juga

paket wisata ke lombok

Berwisata menjadi hal yang menarik untuk dilakukan di waktu liburan, anda bisa menentukan tempat tujuan wisata mulai dari sekarang, bisa dengan memilih paket liburan menarik menggunakan agen tavel. Bagi anda yang mencari agen terpercaya dengan harga paket liburan yang menarik bisa memalui flocation, flocation menawarkan berbagai paket wisata dan juga sebagai agen perjalanan kemanapun tempat tujuan anda, salah satu yang menarik adalah paket wisata ke Lombok, disini anda bisa mengunjungi barbagai obyek wisata alam dan juga budaya.

Paket wisata lombok ditawarkan dengan harga yang menarik oleh flocations, jadi uang yang seharusnya untuk perjalanan yang mahal bisa anda gunakan untuk membeli oleh-oleh, pada saat anda berlibur ke Lombok ada beberapa jenis oleh-oleh yang wajib untuk dibeli, yaitu:

  • Dodol rumput laut, berbeda dengan tempat lain saat anda mengunjungi Lombok maka dodol di sini terbuat dari tepung rumput laut yang pastinya tek kalah enak.
  • Kain tenun sasak, kain tenun disini terkenal dengan pembuatannya yang cukup rumit dan dengan motif yang bervariasi.
  • Madu sumbawa, madu ini terkenal sebagai madu terbaik dengan kualitas yang sudah teruji, banyak pusat oleh-oleh disana yang menjual madu sumbawa.
  • Mutiara Lombok, muntiara disini sangatlah terkenal, bahkan dijadikan sebagai ikon nasional pulau Lombok.

Selain beberapa hal tersebut masih banyak lagi yang khas dari Lombok, pastikan memilih paket wisata ke Lombok sekarang juga.

gili tangkong

Gili Tangkong

Ada banyak gili di sekitar Pulau Lombok, dengan karakter dan keunikan pesona yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Gili Tangkong. Pulau kecil yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang suka dengan tempat sepi, jauh dari keramaian dan hiruk pikuk dunia. Dilihat sekilas, Gili Tangkong seperti sebuah tempat pengasingan, yang jauh dari keramaian, terasing, dan tak ada fasilitas seperti tempat wisata pada umumnya. Namun setelah menginjak kawasan ini, Anda akan merasakan kedamaian yang sulit untuk didapatkan di tempat-tempat lainnya.

Nah, jika dibandingkan dengan gili-gili lainnya seperti Gili Trawangan dan Gili Air, Gili Tangkong memiliki kekhasan tersendiri. Bisa dikatakan bahwa Gili Tangkong merupakan satu-satunya gili yang masih “perawan”. Pulau kecil ini sangat jarang, bahkan hampir tidak pernah didatangi oleh pengunjung. Selain itu juga tidak berpenghuni. Tak ada sampah plastik atau kaleng, bekas tempat minum, bahkan jejak kaki di “pantai perawan” Gili Tangkong ini. Tak hanya pantai saja, sekeliling pulau ini serasa menjadi pulau pribadi Anda. Anda bisa melakukan berbagai aktivitas seperti di gili atau pantai-pantai lainnya di Pulau Lombok. Seperti sekedar berjalan-jalan menikmati suasana dan pemandangan alaminya, berenang, ber-snorkling, bahkan menyelam untuk menikmati pemandangan bawah lautnya.

Gili Tangkong Island
Gili Tangkong Island

Namun tentu saja Anda harus membawa peralatan Anda sendiri. Serta tenda dan peralatan camping, dan bahan makanan jika Anda berencana ingin bermalam. Anda bisa ber-snorkling pada siang hari. Terumbu karang di perairan sekitar Gili Tangkong masih subur dan sehat. Tentu saja dengan berbagai penghuni lautnya yang tak kalah cantik. Seperti Clown FishTiger Fish, dan lain sebagainya. Sayangnya tranportasi umum untuk ke Gili Tangkong sangat jarang. Angkutan umum dari Mataram hanya mencapai pelabuhan Lembar saja, yang juga sangat jarang. Karena itu disarankan Anda menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai pelabuhan Lembar. Anda bisa menempuh rute  Mataram-Dasan Cermen-Rumak-Gerung-Lembar, dengan jarak sekitar 25 Kilometer.

Kemudian Anda bisa menyeberang ke Gili Tangkong dari pelabuhan Barang, yang letaknya sekitar 500 Meter sebelah Timur pelabuhan Lembar. Anda bisa menyewa perahu berkapasitas 6 orang untuk menyeberang, dengan harga sekitar Rp. 400.000,- perjalanan pulang-pergi. Selama perjalanan laut, Anda akan melewati beberapa gili dan tempat-tempat yang menarik. Seperti Gili Sundak, Gua Landak, Gili Kedis, dan Makam Keramat. Makam Keramat ini adalah sebuah makam yang terletak di tengah laut.

Makam ini berbentuk kubah yang berkaki dan dibangun dengan teknik tertentu. Sehingga jika air pasang, makam ini tidak akan tenggelam. Anda juga bisa menyeberang ke Gili Tangkong lewat pelabuhan Mawun. Letaknya sekitar 5 Kilometer dari pelabuhan Lembar. Letaknya memang lebih jauh, namun Anda akan menemui pantai berpasir putih yang akan menemani perjalanan Anda di Pulau Lombok. Dari pelabuhan Mawun, Anda juga harus menyewa perahu motor dengan harga dan kapasitas penumpang yang sama.

lombok

Objek Wisata Di Lombok Yang Mempunyai Mitos

Tempat wisata biasanya tidak hanya menawarkan keindahan semata, namun juga cerita mistis dan mitos yang dipercaya secara turun temurun. Berikut ini adalah beberapa objek wisata di Lombok yang mempunyai mitos dan hingga kini hal tersebut menjadi salah satu daya tarik destinasi ini hingga banyak wisatawan yang ingin membuktikannya.

1. Air Terjung Mayung Putek

Air Terjun Mayung Putek punya keistimewaan yakni airnya mengandung belerang. Terletak di Desa Sajang, Sembalun, Lombok Timur, air terjun Mayung Putek adalah destinasi wisata yang harus Anda kunjungi. Diberi nama “Mayung Putek” yang dalam bahasa Sasak artinya rusa putih. Konon, lokasi air terjun ini pada saat-saat tertentu sering terlihat rusa putih sedang minum dan mandi. Air terjun Mayung Putek, beberapa diantaranya menuliskan dengan “puteq”, mempunyai ketinggian sekitar 60 meter. Selain tergolong cukup tinggi, air yang deras menghujam ke bawah itu ternyata mengandung belerang karena berasal langsung dari Rinjani. Itu mengapa air terjun Mayung Putek berwarna putih dan mempunyai khasiat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.

2. Air Terjun Tiu Kelep

Tiu Kelep yang terletak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Berbeda dengan Tiu Pupas , air terjun Tiu Kelep memiliki ketinggian 42 meter dan bertingkat-tingkat. Airnya cukup deras dan besar. Namun kolam yang berada di bawahnya tidak begitu dalam, hanya sepinggang orang dewasa. Dasar kolam lembut, sehingga memudahkan pengunjung untuk berenang. Dalam bahasa Sasak “Kelep” bermakna “terbang”. Sehingga nama ini ingin menggambarkan kondisi air terjun yang buih-buih airnya berterbangan di kolam. Banyak yang percaya, bahwa dengan mandi menggunakan air Tiu Kelep akan membuat Anda awet muda.

3. Makam Selaparang

Makam Selaparang berada di Lombok Timur, tepatnya di kecamatan Swela sekitar 65 km dari kota Mataram. Untuk masuk ke lokasi makam, kita harus membayar tiket seharga Rp. 5 ribu per orang. Kita juga harus mentaati segala peraturan di lokasi ini, yakni dilarang memotret, harus mengenakan baju yang sopan, melepas alas kaki dan bagi yang sedang menstruasi tidak boleh masuk ke area makam. Komples Makam Selaparang ramai dikunjungi peziarah pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang musim keberangkatan jamaan haji dan beberapa waktu khusus lainnya. Tradisi ziarah ke Makam Selaparang masih lestari hingga sekarang. Ada tiga makam yang banyak dikunjungi di kompleks Makam Selaparang yakni makam Raja Selaparang, makam orang tua Raja Selaparang dan makam panglima Gajah Mada. Di ketiga makam ini, pengunjung sering menaburkan bunga dan membasuh muka dengan air yang telah seediakan. Dengan membasuh muka ini diyakini bagi yang masih lajang akan cepat mendapat jodoh.

4. Makam Loang Baloq

Makam Loang Baloq adalah kawasan pemakaman yang didalamnya terdapat puluhan jasad. Yang menjadi istimewa dan kerap dikunjungi warga adalah makam Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam Anak Yatim dan Datuk Laut. Syech Gaus Abdurrazak adalah pendakwah Islam dari Baghdad Irak yang menyebarkan Islam di Palembang dan kemudian Lombok sekitar 18 abad lalu. Selain berziarah, pengunjung yang datang ke kompleks makam ini juga menggelar sejumlah ritual seperti potong rambut anak yang masih balita atau disebut dengan ngurisang. Peziarah biasanya juga menyampaikan nazar dan berdoa di makam agar segera permintaanya segera dikabulkan. Misalnya seperti minta jodoh, panjang umur, sehat dan murah rejeki. Bagi yang menyampaikan nazar tertentu, mereka selalu mengikatkan sesuatu ke akar gantung pohon beringin. Jika nazar mereka dikabulkan, mereka akan kembali lagi ke tempat itu dan membuka ikatan serta membayar nazar yang sudah disampaikan. Tradisi dan kebiasaan ini disebut dengan Saur Sesangi.

5. Air Terjun Jeruk Manis

Ari Terjun Jeruk Manis

Air terjun Jukut juga sering disebut sebagai air terjun Jeruk Manis. Air terjun ini punya ketinggian sekitar 40 meter dengan curah air yang sangat besar dan jernih. Objek wisata yang menyegarkan ini berada di kaki gunung Rinjani tepatnya di sebelah selatan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani. Menurut cerita yang turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama juga berkhasiat untuk menyuburkan rambut. Untuk pengobatan penyakit, biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku.

6. Taman Narmada

Taman Narmada adalah taman yang dibangun pada 1805 oleh Raja Mataram Lombok Anak Agung Ngurah Karangasem. Pada awalnya, Taman Narmada di bangun untuk tempat perayaaan upacara Pakelem yang dilaksanakan setiap purnama kelima tahun Caka. Selain itu Taman Narmada juga tempat peristirahatan para Raja dan keluarga saat musim kemarau. Ada yang mengatakan bahwa desain Taman Narmada di dibuat meniru suasana yang ada di puncak Gunung Rinjani. Keunikan Taman Narmada adalah air kolamnya yang banyak dipercaya membuat awet muda. Tak heran jika Anda akan melihat kolam ini dipenuhi wisatawan dan juga warga setempat untuk mandi atau hanya membasuh badan saja. Karena kandungan mineralnya yang cukup tinggi, Anda akan merasakan betapa segarnya setelah bermain air di kolam tersebut. Taman Narmada berada di desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat atau 10 km arah timur kota Mataram.

7. Taman Nasional Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung primadona wisata di Lombok. Wisata petualangan gunung Rinjani ini tidak hanya menyajikan tantangan mendaki bagi para pecinta alam namun juga kecantikan Kaldera Danau Segara Anak. Gunung Rinjani adalah Gunung tertinggi nomor 2 di Indonesia yang merupakan kawasan terpadu Taman Nasional seluas 41.330 hektar. Berdasarkan legenda yang dipercaya oleh masyarakat Hindu, puncak Gunung Rinjani merupakan tempat bersemayam para dewa. Gunung ini terletak di Pulau Lombok bagian utara dan menjulang setinggi 3.726 dpl. Jika Anda ingin mendaki gunung ini, ada baiknya Anda mempelajari dulu rute yang sudah biasa dilalui para pendaki.

Gili Lampu

Gili Lampu

Beberapa orang Lombok yang pernah datang ke Gili Lampu mungkin lebih mengenal nama tempat tersebut sebagai Pulau Lampu. Sebuah pulau kecil atau lebih tepat dikatakan Gili ini terletak di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur. Gili Lampu bukanlah sebuah pulau yang berisi lampu atau diterangi oleh lampu. Namun pulau ini merupakan tempat berdirinya sebuah mercusuar peninggalan jaman Jepang yang masih ada dan berfungsi hingga saat ini.

Dahulu Gili Lampu dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan para nelayan yang memancing di laut sekitar daerah tersebut. Namun lambat laun, karena keindahan alamnya serta inisiatif dari berbagai pihak terutama pemuda dan pemerintah setempat, Gili Lampu dipromosikan sebagai daerah wisata. Para wisatawan dapat menikmati keindahan alam, mereka dapat berenang di pantai sekitar Gili dan bagi para wisatawan yang menginap, mereka akan menyaksikan keindahan matahari terbit dari Gili Lampu. Gili Lampu terletak sekitar 2 Km di sebelah timur Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Gili ini diapit oleh Selat Alas dan Gili Petagan.

Gili Lampu
Gili Lampu

Secara administratif Gili atau Pulau Lampu termasuk dalam wilayah Kecamatan Sambelia, posisinya sekitar 2 Km di sebelah timur Dusun Transad Desa Labuhan Pandan. Dari segi komposisi pulau ini lebih tepat disebut gugusan karang, karena jenis vegetasi yang dominan tumbuh di atasnya hanya bakau. Di sebelah timur Pulau Lampu berbatasan dengan Selat Alas, kemudian di utaranya terdapat Gili Petagan yang berukuran sedikit lebih besar, dan di sebelah selatan ada beberapa gugusan pulau kecil yang masyarakat setempat menamainya Gili Lebur. Kuat dugaan bahwa sebelumnya pulau-pulau ini merupakan satu kesatuan. Namun akibat arus pasang dan naiknya permukaan air laut, menyebabkan gugusan pulau karang ini seolah terpisah satu sama lainnya.

Sekitar tahun 1970-an, Pulau Lampu hanyalah tempat peristirahatan para nelayan yang kebetulan sedang mencari ikan di perairan sekitarnya. Pada waktu itu penggunanya kebanyakan adalah nelayan setempat, yaitu dari Dusun Labuan Pandan (Sekarang Desa Labuan Pandan, red), sebagian kecil dari Dusun Tibu Borok dan sekitarnya, serta nelayan luar seperti dari Labuan Lombok, Tanjung Teros, Labuan Haji, atau Pulau Sumbawa. Demikian pula dengan pantainya, komunitas nelayan atau warga setempat lebih banyak memanfaatkannya untuk pelabuhan perahu dan sampan atau sekedar untuk mencari nener (bibit bandeng). Tetapi memasuki pertengahan tahun 1980-an, pemanfaatan obyek Pulau Lampu mengalami perkembangan proyeksi.

 Tidak hanya sebatas aktivitas nelayan dan budidaya perikanan, tetapi lebih didorong kearah kepariwisataan. Masyarakat sekitar terutama dari Dusun Transad yang pada dasarnya tidak berlatar belakang nelayan mulai tertarik melakukan pengembangan, antara lain dengan membersihkan dan menata pantai sehingga nyaman untuk rekreasi. Beberapa fasilitas meskipun alakadar (minimalis) mulai disediakan, seperti tempat pedagang makanan dan minuman ringan, membuat sumur pembilasan, tempat ganti pakaian, dan toilet umum. Kemudian pada tahun 1990-an, selain menyediakan penginapan seperti bungalow-bungalow, kelompok pengelola setempat yang dimotori Mas Yanto dkk terus melakukan pembenahan, misalnya dengan menyediakan paket penyeberangan ke Gili atau perjalanan antar lokasi wisata pantai di Pulau Lombok. Pada waktu itu kerjasama sudah dilakukan dengan agen tour and travel ternama, seperti “Perama”.

Saat ini obyek wisata Pulau Lampu sudah lebih dari cukup terkenal, khususnya sebagai salah satu destinasi wisata pantai yang ada di Pulau Lombok. Dalam promosi paket tour wisata yang disebutkan adalah “Pulau Lampu”, tetapi sepertinya yang lebih dominan wisata pantai. Selain bisa mandi dan berenang dengan aman di pantai, ketertarikan wisatawan lokal kebanyakan berkunjung kesana mungkin karena sensasi nama “Pulau Lampu”. Sedangkan bagi wisatawan luar atau mancanegara, yang menjadi magnet bukanlah sekedar nama itu, melainkan karena disana mereka bisa menikmati “sunrise”.

Secara analogi, kalau pariwisata di Bali punya Sanur dan Kuta untuk melihat sunrise dan sunset, maka pariwisata Lombok memiliki Pulau Lampu dan Senggigi untuk menikmati sunrise dan sunset. Kira-kira begitulah ilustrasinya walaupun pada kenyataan kondisi sangat jauh dari kata seimbang, khususnya untuk fasilitas pendukung. Tetapi bagaimanapun, inisiatif dan keberhasilan yang dicapai Masyarakat Sambelia terutama para pemuda di Dusun Transad ini patut mendapatkan apresiasi. Sebuah karya anak bangsa, yang sudah sepantasnya para pihak mendukung untuk pengembangan wisata daerah NTB, serta peningkatan manfaat yang seluasnya bagi masyarakat sekitar. Jika ingin lebih sukses, maka masih banyak yang perlu dilakukan bersama, misalnya bagaimana mengemas budaya dan produk lokal yang ada menjadi paket wisata guna meningkatkan pesona dan daya tarik kepariwisataan. Sudah barang tentu, semua itu harus dimulai dari sekarang hingga masa-masa selanjutnya.

Desa Sukarara Di Lombok

Desa Sukarara di Lombok terkenal sebagai desa pengrajin tenun songket. Di balik hasil tenunnya yang halus dan cantik ternyata tersimpan syarat yang mengharuskan sang penenun gadis perawan. Belum menikah, itulah salah satu syarat yang diberikan Desa Sukarara kepada para penenunnya songketnya. Desa yang terkenal sebagai sentra kerajinan tenun songket ini, memang memberikan syarat tertentu untuk pengrajinan songket, agar kain yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik.

Berada di Kecamatan Jonggot, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Desa Sukarara memang menjadi salah satu desa wisata tujuan para wisatawan. Di desa ini, turis bisa menyaksikan tangan-tangan terampil para pengrajin dalam menenun songket, dengan cara tradisional tentunya. Seolah mengetahui banyak wisatawan yang tertarik dengan desa ini, para perempuan Desa Sukaraja selalu menyambut setiap pelancong yang datang di pintu masuk desa.

Hampir semua mengenakan pakaian adat Suku Sasak, lengkap. Setelah menyambut, barulah perjalanan Anda di Desa Sukarara dimulai. Wisatawan akan diajak berkeliling desa, dan melihat bagaimana perempuan Sukarara menenun songket. Biasanya, proses pembuatan tenun songket ini bisa dilihat langsung di halaman rumah warga. Tak sedikit pula yang sengaja menunjukkan keterampilannya dalam menyongket di rumah workshop.

desa tenun songket

Dengan lincahnya, para perempuan di Desa Sukarara memintal benang menjadi kain, menggunakan alat tenun tradisional. Lebih asyik lagi, turis yang datang bisa mencoba menggunakan alat tenun ini. Benar, perempuan di Desa Sukarara memang wajib belajar menenun. Lebih uniknya lagi, salah satu syarat para penenun di desa ini haruslah para gadis alias perawan alias perempuan yang belum menikah di desa. Jadi bisa dibilang, sebelum menikah para gadis ini harus pintar menenun.

Nah, kalau ada perempuan yang belum bisa menenun tapi nekat menikah, maka akan dikenakan sanksi berupa denda. Dendanya bisa berupa uang, hasil panen padi atau beras. Aturan ini dibuat agar perempuan di Desa Sukarara lebih mandiri dan tidak bergantung pada pria. Selain melihat kegiatan menenun, di Desa Sukarara Anda juga bisa melihat ada banyak toko yang menjual kain tenun songket.

Warna-warni kain tenun dipajang di setiap etalase toko. Umumnya, di setiap kios dijual dua jenis kain, yaitu kain tenun ikat dan kain tenun songket. Kain tenun songket hanya dibuat oleh kaum perempuan dengan manual. Pekerjaannya pun cukup lama, mencapai 1-2,5 bulan. Motif yang diberikan untuk setiap kain biasanya berbeda-beda. Ada kain ikat yang bermotif rumah adat dan lumbung, tak sedikit pula memiliki motif tokek.

Rumah adat dan lumbung sebagai simbol kehidupan Suku Sasak. Tokek merupakan hewan keberuntungan bagi masyarakat Lombok. Soal harga jangan ditanya. Bisa dibilang harga yang diberikan untuk setiap kain sesuai dengan lama dan rumitnya proses pembuatan. Harga selembar kain tenun songket bervariasi, mulai dari Rp 200.000- 5.000.000. Tergantung motif dan ukuran. Kalau harga ini dirasa mahal, Anda bisa memilih syal yang kecil seharga Rp 20.000.

Berbeda dengan kain songket, tenun ikat memiliki waktu produksi yang lebih singkat. Untuk kain sepanjang 3 meter bisa diselesaikan hanya dalam waktu sehari. Kain ikat biasanya dipakai untuk bahan selimut atau bahan pakaian. Harga kain tenun ikat bervariasi tergantung jenis pewarna. Kain dengan pewarna kimia dikenai harga sekitar Rp 100.000, sedangkan kain dengan pewarna alami diberi harga Rp 150.000. Satu alasan kenapa kain tenun mudah ditemu-kan di hampir semua toko suvenir di Lombok adalah karena pulau ini merupakan penghasil tenun kualitas wahid.

Salah satu sentra produsen tenun adalah Desa Sukarara (dibaca ”Sukarare”). Di Sukarara, kain tenun adalah produk home industry, bukan komoditas pabrik besar. Hampir setiap rumah di desa berpopulasi 150 kepala keluarga ini memiliki alat tenun. Meski begitu, profesi penenun sejatinya cuma ditekuni kaum Hawa. Mereka lazimnya menenun di teras depan rumah, aktivitas yang dilakoni di siang hari sembari menanti para suami kembali dari sawah.

Tradisi setempat mengukuhkan peran perempuan tersebut: dalam pesta pernikahan, perempuan diwajibkan memberikan kain tenun buatan sendiri kepada pasangan. Sebuah lelucon lokal juga mengatakan perempuan yang tidak bisa menenun otomatis bakal “menjomblo” seumur hidup. Kenapa profesi penenun hanya ditekuni perempuan juga bisa dijelaskan dalam konteks ekonomi: istri yang menenun diharapkan bisa menunjang perekonomian keluarga saat terjadinya gagal panen.

Karena cuma mengandalkan mesin sederhana, proses penenunan umumnya berlangsung lumayan lama. Dibutuhkan setidaknya sebulan guna menghasilkan selembar kain dengan lebar 1,2 meter dan panjang dua meter. Tingkat kerumitan motif dan jenis benang menentukan harga kain di pasaran—rata-rata berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp. 5 juta per lembar. Jika Ingin berkunjung ke desa ini caranya mudah, anda bisa menggunakan mobil sewaan atau taksi dari Kota Mataram. Bisanya waktu tempuh yang dihabiskan sekitar 30 menit dengan jarak 20 km.

Gunung Pengsong

Membicarakan gunung di Lombok memang tidak lepas dari Gunung Rinjani. Tapi tahukah Anda, Lombok juga punya Gunung Pengsong yang menampilkan panorama cantik. Apalagi saat daun-daun berguguran di gunung ini, pasti terkesima. Gunung Pengsong terlalu rendah untuk dikatakan sebuah gunung, karena ketingggian gunung ini hanya mencapai 200 mdpl tapi lumayan menguras tenaga untuk mencapai puncak tertinggi.

Bersyukur, untuk mendaki puncak tertinggi sudah disediakan anak tangga sehingga terasa terbantu untuk mendakinya. Dengar-dengar, jumlah anak tangga mencapai 200 anak tangga. Pendapat lain juga mengatakan terdapat sebanyak 236 anak tangga. Suguhan wisata yang bisa dinikmati adalah ribuan monyet yang berkeliaran, mulai dari bawah kaki gunung sampai puncak. Sepanjang jalan akan ditemani oleh segerombolan Kera, dengan spesies Macaca fascicularis yang termasuk primata tua endemik Indonesia.

gunung pengsong lombok

Berada di puncak menjadi wisata mata terbaik setelah kaki lelah mendaki. Di puncak Gunung Pengsong berdiri bagunan Pura yang menjadi tempat sembahyang masyarakat Hindu. Nah, Pura ini diyakini menjadi Pura tertua di Lombok sebagai warisan dari kerajaan Karangasem Bali. Dari puncak gunung, kita dapat menikmati pemandangan hamparan sawah, batas laut dengan darat, bahkan bangunan-bangunan yang menghiasai Lombok Barat.

Selain bisa bertemu dengan segerombolan Kera dan menikmati pemandangan dari puncak Pengsong, hal yang paling mengagumkan adalah menikmati daun-daun yang berguguran dari pepohonan gunung tersebut. Menikmati hamparan daun coklat secara alamiah. Pohon-pohon tersebut menggugurkan daunnya untuk mengurangi kebutuhan air dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Indah, sangat indah! hamparan coklat ini sangat natural. Ternyata Lombok tidak selalu biru, ketika musim panas tiba, waktunya gemerlap coklat menghiasi Pulau Lombok tercinta.